Fiber Optics Fundamentals


A. Pengertian

Fiber Optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah dari sinar laser atau LED.  Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi fiber optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.

B. Latar Belakang

Sekitar 20 tahun yang lalu, kabel fiber optik telah memngambil alih dan mengubah wajah teknologi industri telepon jarak jauh maupun industri automasi dengan pengontrolan jarak jauh. Serat optik juga memberikan peranan besar membuat Internet dapat digunakan di seluruh dunia. Pada tahun 1997 fiber optik menghubungkan seluruh dunia, Fiber-Optic Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan kabel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.

C. Maksud dan tujuan

Semakin canggihnya teknologi kita juga perlu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju ini, salah satunya dalam bidang jaringan yang di perkenalkan dengan teknologi fiber optik kabel yang kecepatan transfernya mencapai BerGiga,

Kelebihan Fiber Optik

    1. Bandwidth sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan
    2. Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi
    3. Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang
    4. Kebal terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio
    5. Tidak ada tenaga listrik dan percikan api
    6. Tidak berkarat



Kekurangan Fiber Optik

    1. Beberapa faktor membatasi efektivitas kabel FO. Selain instalasinya yang mahal, sistem ini mungkin sinyalnya kurang kuat, hal ini disebabkan karena faktor fisik ataupun material.
    2. Dispersi dapat mempengaruhi volume informasi yang dapat diakomodasi.
    3. Tidak seperti halnya dengan kawat atau plastik, fiber juga lebih sulit untuk disambung.
    4. Sambungan akhir dari kabel fiber harus benar-benar akurat untuk menghindari transmisi yang tidak jelas.
    5. Komponen FO mahal dan membutuhkan biaya ekstra dalam pengaplikasian yang lebih spesifik.

Cara Kerja Fiber Optik

Pada prinsipnya fiber optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat di dalamnya. Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh fiber optik.
Untuk mengirimkan percakapan-percakapan telepon atau internet melalui fiber optik, sinyal analog di rubah menjadi sinyal digital. Sebuah laser transmitter pada salah satu ujung kabel melakukan on/off untuk mengirimkan setiap bit sinyal. System fiber optik modern dengan single laser bisa mentransmitkan jutaan bit/second. Atau bisa dikatakan laser transmitter on dan off jutaan kali /second.
Sebuah kabel fiber optics terbuat dari serat kaca murni, sehingga meski panjangnya berkilo-kilo meter, cahaya masih dapat dipancarkan dari ujung ke ujung lainnya.



Referensi :http://thefoa.org
                  https://www.openoptogenetics.org/images/8/89/Fiber_Optics_Theory_and_Applications.pdf
https://klikhost.com/mengenal-teknologi-fiber-optik-serat-optik/

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Fiber Optics Fundamentals"

Posting Komentar